News dan Informasi Terkini

Kepemimpinan Harmonis Pemda Majalengka (Catatan Refleksi Akhir Tahun 2019)

Oleh : Dr. H. Diding Bajuri, M.Si

184

KEPEMIMPINAN Bupati dan Wakil Bupati Majalengka sangat harmonis, bisa saling mengisi dan melengkapi. Hal ini memberikan dampak positif terhadap budaya birokrasi di Kabupaten Majalengka, indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap pelayanan  publik di Kabupaten Majalengka semakin baik. Hai ini  terbukti Pemkab Majalengka mendapat anugrah atau penghargaan dari pemerintah pusat, selain itu adanya pencanangan pembangunan Center Command  akan menambah responsivitas pemerintah terhadap harapan kebutuhan serta tanggapan masyarakat terhadap pelsksanaan pelayanan publik di Kabupaten Majalengka.

Hal lain yang cukup menonjol,  adalah dalam hal pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana publik lainnya,  termasuk dalam hal penataan kota Majalengka berjalan cukup masif dan simultan,  setidaknya ada lima titik kegiatan penataan kota yang dilakukan secara serntak, peremajaan trotoar serta median jalan K.H. Abdul Halim, penataan di komplek Pujasera, Alun-alun Majalengka, Bunderan Munjul serta pembuatan sarana prasarana penunjang Taman Dirgantara.

Hal tersebut memberikan efek positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat serta investor dan calon investor terhadap pemerintah daerah.

Kita tidak bisa menutup mata untuk mendapatkan kepercayaan dari para calon investor baik PMDN maupun PMA dengan tidak mengabaikan wilayah lain,  Kota Majalengka sebagai Ibukota Kabupaten perlu ditata lebih baik lagi sehingga mencerminkan sebuah kota yang “modern” dengan berbagai kelengkapan sarana perkotaan yang memadai,  Kalau tidak Kabupaten Majalengka jangan sampai hanya menjadi “keranjang sampah” bagi para pengusaha dan pekerja pendatang di Majalengka,  sementara nginap, wisata serta belanja lebih banyak di luar Kabupaten Majalengka.

Namun demikian ada catatan penting sebagai bahan perbaikan,  apabila dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada di Wilayah III maka Kabupaten Majalengka untuk beberapa hal masih cukup tertinggal, misalnya posisi IPM Kabupaten Majalengka berada diurutan keempat,  satu tingkat di atas Kab. Indramayu. Tingkat kunjungan wisatawan nusantara pun kita masih tertinggal jauh dibanding kabupaten/kota tetangga.

Kabupaten Majalengka dapat mengejar kemajuan yang pesat,  karena memiliki prospektif yang cukup tinggi serta signifikan dengan hadirnya beberapa proyek nasional, misalnya kehadiran BIJB dengan multiflier effect nya serta hadirnya beberapa proyek nasional lainnya. Jika isu ini dapat diolah dan dimanfaatkan dengan baik,  maka akan menjadi faktor pengungkit yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majalengka.

Harapannya, good local govermance pemerintah Kabupaten Majalengka mampu ditingkatkan dengan baik dangan visi,  misi serta strategi kebijakan yang tepat. Salah satu kata kuncinya secara vertikal Pemkab Majalengka mampu melakukan komunikasi dan konsultasi yang efektif dalam mengadvokasi kepentingan masarakat Kabupaten Majalengka.

Secara horizontal,  Pemkab mampu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan stakeholders  secara efektif dengan politisi,  akademisi,  praktisi serta elemen masyarakat lainnya dalam membangun sinergitas dan soliditas pelaksanaan pembangunan daerah. ***

 

Penulis adalah Dosen Pascasarjana Universitas Majalengka

Leave A Reply

Your email address will not be published.